www.riaureportase.com
13:04 WIB - KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018 | 21:20 WIB - Terungkap Rahasia Sukses dan Selalu Diberi Kemudahan, Ini Dia | 20:51 WIB - KPID Riau Apresiasi Rubrik Khusus Penyiaran Pilkada RRI Pro 1 | 17:07 WIB - Dibuka Kepala SKK Migas, Wartawan PWI Menangkan Empat Sepeda | 06:58 WIB - Ustadz Somad Sebut Semua Pasangan Calon Adalah Putra Terbaik Riau | 16:16 WIB - Polda Riau Gesa Kelengkapan Berkas Dua Korporasi Pembakar Lahan
Senin, 23 April 2018
Follow: Google+
 
Magriet Cari Angeline Pakai Dukun Riau
Kamis, 25/06/2015 - 11:05:50 WIB

TERKAIT:
 
  • Magriet Cari Angeline Pakai Dukun Riau
  •  

    JAKARTA-Pengacara Margriet Christina Megawe, Dion Pongkor, mengatakan kliennya pernah meminta bantuan paranormal untuk mencari Angeline yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (16/6/2015). Bantuan itu diminta sambil menanti perkembangan dari polisi. "Margriet berupaya agar Angeline cepat ditemukan," kata Dion.

    Dion menjelaskan, Margriet mendatangi paranormal sejak Angeline dilaporkan hilang pada 16 Mei hingga ditemukan tewas. Kunjungan ke paranormal merupakan inisiatif Margriet. Sebabnya, kata pengacara dari firma hukum Hotma Sitompoel & Associates Law & Firm itu, polisi meminta ibu angkat Angeline itu menunggu perkembangan hingga 1x24 jam sejak laporan didaftarkan ke Kepolisian Sektor Denpasar Timur.

    Dion tidak mengetahui kewarganegaraan paranormal itu. Dari penuturan Margriet, Dion mengatakan, paranormal ini tinggal di Kabupaten Bangli, Bali, dan termasuk seorang pedanda atau pendeta dalam Bahasa Bali. Dion berujar, pendeta tersebut berpesan agar Margriet meletakkan pakaiannya dan pakaian Angeline di bawah bantal dengan bunga di tengahnya.

    Menurut Dion, Margreit juga mendatangi paranormal lain. Paranormal itu mengaku bernama Ramli dan berasal dari Pekanbaru, Riau. Dion berujar, pesan yang disampaikan oleh paranormal itu soal syarat pakaian kepada Margriet sama. "Karena sarannya sama, maka Margreit percaya kepada paranormal dari Riau itu," kata Dion, dilansir Tempo.

    Tak hanya Margriet saja yang berkonsultasi dengan "orang sakti". Kakak angkat Angeline, Yvone Caroline yang juga anak Margriet, bahkan berkonsultasi dengan dukun dari luar negeri. "Dia mencari bantuan dukun dari Selandia Baru," kata sumber di Kepolisian, Senin (22/6/2015). Selama pencarian Angeline berlangsung, Yvone rutin menghubungi polisi menginformasikan keberadaan Angeline.

    Yvone menuntun polisi mengecek posisi Angeline di lokasi yang dia sebutkan. Karena penasaran, sumber di kepolisian tersebut lantas bertanya kepada Yvone tentang sosok orang yang selama pencarian memberitahukan lokasi-lokasi itu. "Saya tahu dari seorang paranormal dari New Zealand (Selandia Baru)," ujar sumber ini mengutip pengakuan Yvone ketika itu.

    Sumber tadi menambahkan, para penyidik kepolisian tidak bisa menolak petunjuk yang disampaikan oleh Yvone karena petugas wajib mengecek segala informasi berkaitan dengan kasus orang hilang. Sayangnya, tak ada satu pun informasi dari Yvone yang benar. "Tak ada yang terbukti benar informasinya," ucap si sumber.

    Setelah hampir empat pekan mencari, Kepolisian--bukan para dukun dan paranormal--malah menemukan Angeline sudah tak bernyawa pada Rabu, 10 Juni 2015. Jasad bocah delapan tahun itu dikubur dalam liang sedalam 60 sentimeter di pekarangan rumah Margriet di dekat kandang ayam. Ia meringkuk dalam liang dengan pakaian lengkap dan tangan memeluk boneka. (*)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan EMAIL: redaksi.riaureportase@gmail.com atau (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Magriet Cari Angeline Pakai Dukun Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    KANAL & RUBRIK : NEWS PEMERINTAHAN PARLEMEN HUKRIM REPORTASE OTO TEKNO
    PROPERTI EDUKASI SPORT NASIONAL LIFESTYLE

    © 2015 www.riaureportase, All Rights Reserved
    PEMERINTAHAN : PEKANBARU SIAK BENGKALIS INHU MERANTI PILKADA PEMERINTAHAN PARLEMEN
    MANAJEMEN : REDAKSI DISCLAIMER PEDOMAN