www.riaureportase.com
13:04 WIB - KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018 | 21:20 WIB - Terungkap Rahasia Sukses dan Selalu Diberi Kemudahan, Ini Dia | 20:51 WIB - KPID Riau Apresiasi Rubrik Khusus Penyiaran Pilkada RRI Pro 1 | 17:07 WIB - Dibuka Kepala SKK Migas, Wartawan PWI Menangkan Empat Sepeda | 06:58 WIB - Ustadz Somad Sebut Semua Pasangan Calon Adalah Putra Terbaik Riau | 16:16 WIB - Polda Riau Gesa Kelengkapan Berkas Dua Korporasi Pembakar Lahan
Senin, 23 April 2018
Follow: Google+
 
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh Pada Kamis
Selasa, 16/06/2015 - 19:40:03 WIB

TERKAIT:
 
  • Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh Pada Kamis
  •  

    JAKARTA-Menteri Agama Lukman Hakim Syarifudin membacakan hasil putusan sidang isbat yang berlangsung di Kementerian Agama sore ini, Selasa (16/6/2015). 

    Dalam putusannya, Lukman menyebut bahwa pemerintah telah menetapkan bahwa hari pertama Ramadan jatuh pada hari Kamis, 18 Juni 2015.

    Menurut Lukman, keputusan itu diambil setelah memastikan bahwa tidak ada satupun pihak yang melihat hilal berdasarkan bukti-bukti ilmu astronomi.

    Selain itu, hasil pemantauan 36 orang di lapangan yang tersebar dari wilayah barat hingga wilayah timur, tidak ada yang dapat melihat hilal.

    "Atas dasar itu sidang isbat menyepakati karena hilal tidak tampak, maka bulan Syaban disempurnakan menjadi 30 hari. Sehingga satu Ramadan akan jatuh pada lusa tanggal 18 Juni 2015." ujar Lukman.

    "Semua bersepakat mengawali Ramadan secara serentak" tutup Lukman. (*)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan EMAIL: redaksi.riaureportase@gmail.com atau (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh Pada Kamis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    KANAL & RUBRIK : NEWS PEMERINTAHAN PARLEMEN HUKRIM REPORTASE OTO TEKNO
    PROPERTI EDUKASI SPORT NASIONAL LIFESTYLE

    © 2015 www.riaureportase, All Rights Reserved
    PEMERINTAHAN : PEKANBARU SIAK BENGKALIS INHU MERANTI PILKADA PEMERINTAHAN PARLEMEN
    MANAJEMEN : REDAKSI DISCLAIMER PEDOMAN