www.riaureportase.com
13:04 WIB - KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018 | 21:20 WIB - Terungkap Rahasia Sukses dan Selalu Diberi Kemudahan, Ini Dia | 20:51 WIB - KPID Riau Apresiasi Rubrik Khusus Penyiaran Pilkada RRI Pro 1 | 17:07 WIB - Dibuka Kepala SKK Migas, Wartawan PWI Menangkan Empat Sepeda | 06:58 WIB - Ustadz Somad Sebut Semua Pasangan Calon Adalah Putra Terbaik Riau | 16:16 WIB - Polda Riau Gesa Kelengkapan Berkas Dua Korporasi Pembakar Lahan
Senin, 24 09 2018
Follow: Google+
 
Menpora Seharusnya Malu dan Mundur
Rabu, 17/06/2015 - 17:19:34 WIB

TERKAIT:
 
  • Menpora Seharusnya Malu dan Mundur
  •  

    JAKARTA - Kontingen Indonesia meraih hasil minor pada pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara, SEA Games 2015 yang dihelat di Singapura. Dengan perolehan 47 emas, 61 perak, dan 74 perunggu, kontingen Merah Putih hanya berada di rangking kelima, di bawah Thailand, Singapura, Vietnam, dan Malaysia. Pencapaian ini juga jadi yang terburuk sejak 2005.

    Kritikan tentunya patut ditujukan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang mencanangkan target runner-up untuk Indonesia. Seperti diketahui, Menpora Imam Nahrawi beberapa waktu lalu sempat sesumbar Indonesia mampu merebut 79 emas. Namun, kenyataannya Merah Putih meraih hasil yang mengecewakan.

    Pengamat sekaligus wartawan olahraga senior, M. Nigara pun berkomentar soal kegagalan para duta Tanah Air di Negeri Singa. Nigara berpendapat kalau Menpora punya andil besar dalam kegagalan tersebut. Menurutnya, Menpora harus segera menunjukkan kompetensinya sebagai sosok tertinggi di dunia olahraga nasional. Kalau tidak, Imam dinilai lebih baik mundur saja.

    "Pertama-tama soal standar kesiapan para Atlet. Meski Menpora kelihatannya aktif, tapi faktanya ada beberapa cabang olahraga yang kesulitan latih tanding karena dana seret. Ini sangat fundamental, namun dengan persiapan seadanya saja dia sudah sesumbar," ucap Nigara kepada Okezone, Rabu (16/6/2015).

    "Menpora malah lebih fokus mengudeta PSSI ketimbang mengurus cabor lainnya. Dia sesumbar tanpa ada parameter yang jelas, dan faktanya kontingen kita gagal total. Kalau dia berjiwa ksatria, maka seharusnya dia mundur jika kita berkaca pada hasil. Raihan kita kali ini adalah yang terburuk sejak SEA Games digelar pada 1977. Bahkan kita sekarang ada di bawah Malaysia dan Vietnam," imbuhnya.

    "Sebelumnya ada Andi Malarangeng yang berjiwa besar step down meski konteksnya berbeda. Lalu apakah Imam Nahrawi bakal mundur? Saya pesimis. Kalaupun dia melanjutkan tugasnya, sebaiknya dia segera menunjukkan kapasitas dan kompetensinya. Kalau tidak, ya segera mundur saja!" tandasnya. (*)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan EMAIL: redaksi.riaureportase@gmail.com atau (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Menpora Seharusnya Malu dan Mundur
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    KANAL & RUBRIK : NEWS PEMERINTAHAN PARLEMEN HUKRIM REPORTASE OTO TEKNO
    PROPERTI EDUKASI SPORT NASIONAL LIFESTYLE

    © 2015 www.riaureportase, All Rights Reserved
    PEMERINTAHAN : PEKANBARU SIAK BENGKALIS INHU MERANTI PILKADA PEMERINTAHAN PARLEMEN
    MANAJEMEN : REDAKSI DISCLAIMER PEDOMAN