www.riaureportase.com
13:04 WIB - KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018 | 21:20 WIB - Terungkap Rahasia Sukses dan Selalu Diberi Kemudahan, Ini Dia | 20:51 WIB - KPID Riau Apresiasi Rubrik Khusus Penyiaran Pilkada RRI Pro 1 | 17:07 WIB - Dibuka Kepala SKK Migas, Wartawan PWI Menangkan Empat Sepeda | 06:58 WIB - Ustadz Somad Sebut Semua Pasangan Calon Adalah Putra Terbaik Riau | 16:16 WIB - Polda Riau Gesa Kelengkapan Berkas Dua Korporasi Pembakar Lahan
Minggu, 27 Mei 2018
Follow: Google+
 
Warga Kuantan Tengah Jadi Korban Hipnostis
Jumat, 07/08/2015 - 13:10:48 WIB

TERKAIT:
 
  • Warga Kuantan Tengah Jadi Korban Hipnostis
  •  

    KUANTAN SINGIGI - Seorang warga Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau Siti Hasar (60) menjadi korban pelaku kejahatan melalui aksi hipnotis hingga mengalami kerugian mencapai Rp32 juta.

    "Siti terkena hinotis, hingga menyerahkan semua barangnya tanpa sadar saat berada dalam sebuah mobil," kata Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing) AKBP Edy Sumardi melalui Humas Polres Musabi di Teluk Kuantan, Kamis.

    Ia mengatakan, berdasarkan laporan Siti Hasar yang menjadi korban kejahatan oleh orang yang tidak dikenal, peristiwa naas tersebut terjadi ketika Ia sedang berbelanja di Pasar Benai berkisar pukul 09.00 WIB pada saat itu datang seorang pria tak dikenal menghampirinya dan langsung mengajak berbincang - bincang.

    Korban diajak ke mobil pelaku, setelah berada di dalam mobil itulah pelaku melakukan aksinya dengan dengan menyuruh korban minum air berwarna putih yang masih dalam botol sambilan mengatakan gunanya untuk melepas haus dan membuat tenang.

    "Saya disuruh minum air putih dalam botol kemasan, katanya air tersebut air merah delima," ujar Musabi menirukan Siti berucap saat memberikan laporan.

    Laporan korban ke pihak Polsek Benai, setelah kejadian naas itu, sementara pelakunya tidak diketahui olehnya dan saat ini masih dalam pengejaran tim Polres Kuansing.

    Menurut Musabi, cerita korban bahwa setelah meminum air itu pelaku menyarankan agar dirinya tidak boleh memakai perhiasan berupa gelang, cincin dan kalung yang terbuat dari emas, sebab dalam Islam hal tersebut hukumnya haram, mendengar ucapan itu korban langsung melepaskan perhiasannya.

    "Aksi pelaku tidak hanya sampai disitu, Ia meminta agar perhiasan emas itu diserahkan ke pelaku," ujarnya.

    Semua barang emas diserahkan oleh korban tanpa sadar, tidak hanya itu, Siti juga menyerahkan uang tunai senilai Rp4 juta dan satu unit HP merk nokia, aksi berikutnya pelaku menyuruh Siti untuk shalat di masjid, mobil dan pelaku kejahatan itu menunggu dalam mobil.

    "Saya disuruh shalat di masjid, usai beribadah Siti kembali ke parkir mobil, tetapi sayangnya pelaku tidak ada lagi," ceritanya.

    Menurut Siti, setelah pelaku diketahui tidak berada ditempat baru dirinya sadar bahwa Ia telah terhipnotis dan langsung melaporkan ke pihak kepolisian terdekat dengan harapan bisa mengejar perampok itu dan barang milikinya bisa kembali.

    "Saat ini pihak Kepolisian sedang mengajar pelaku, jika ada masyarakat mengetahui dan mendapatkan informasi terkait keberadaan pelaku agar segera melaporkan," pinta Musabi. (*)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan EMAIL: redaksi.riaureportase@gmail.com atau (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Warga Kuantan Tengah Jadi Korban Hipnostis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    KANAL & RUBRIK : NEWS PEMERINTAHAN PARLEMEN HUKRIM REPORTASE OTO TEKNO
    PROPERTI EDUKASI SPORT NASIONAL LIFESTYLE

    © 2015 www.riaureportase, All Rights Reserved
    PEMERINTAHAN : PEKANBARU SIAK BENGKALIS INHU MERANTI PILKADA PEMERINTAHAN PARLEMEN
    MANAJEMEN : REDAKSI DISCLAIMER PEDOMAN