www.riaureportase.com
21:20 WIB - Terungkap Rahasia Sukses dan Selalu Diberi Kemudahan, Ini Dia | 20:51 WIB - KPID Riau Apresiasi Rubrik Khusus Penyiaran Pilkada RRI Pro 1 | 17:07 WIB - Dibuka Kepala SKK Migas, Wartawan PWI Menangkan Empat Sepeda | 06:58 WIB - Ustadz Somad Sebut Semua Pasangan Calon Adalah Putra Terbaik Riau | 16:16 WIB - Polda Riau Gesa Kelengkapan Berkas Dua Korporasi Pembakar Lahan | 15:17 WIB - Inilah 10 Orang Terkaya Indonesia Tahun 2016
Minggu, 18 Februari 2018
Follow: Google+
 
DPRD Riau bakal Telusuri Mobdin Tidak dikembalikan
Rabu, 12/08/2015 - 17:31:44 WIB

TERKAIT:
 
  • DPRD Riau bakal Telusuri Mobdin Tidak dikembalikan
  •  

    PEKANBARU - Komisi C DPRD Riau menyatakan akan melakukan penulusuran terkait banyaknya mobil dinas yang diduga tidak dikembalikan dan dipakai oleh pejabat pensiun, pegawai mantan pejabat, hingga yang aktif namun memiliki kendaraan dinas lebih dari satu.

    "Aset itu akan kita lacak dan kita data lokasinya dimana, kita akan turun ke lapangan untuk mencocokkan data mobil tersebut. Termasuk juga mobil dinas pada mantan-mantan pejabat akan dilakukan pendataan," kata Ketua Komisi C DPRD Provinsi Riau, Aherson di Pekanbaru, Rabu.

    Lebih lanjut disampaikannya,  Komisi C DPRD selaku mitra kerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Riau mempunyai tujuan yang sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam hal ini untuk menggalakkan penertiban aset pemerinta, termasuk mobil dinas.

    Padahal menurutnya, berdasarkan audit Badan Pemeriksaan Keuangan, ada temuan Rp1,6 Miliar terkait aset.Itu merupakan mobil yang sudah dilelang namun belum dibayarkan.

    "Ini kalau tidak diselesaikan pasti akan menjadi temuan setiap tahunnya," paparnya.

    Untuk itu, Komisi C DPRD Provinsi Riau sendiri meminta kepada Pemprov untuk segara melunasi utang tersebut. Bagaimanapun caranya, kata dia, hutang tersebut harus lunas.

    "Memang hutangnya tidak banyak per orang, tapi karena banyak mobil tersebut makanya sampai miliaran rupiah. Kita ingin ini jelas semuanya, dari mana mendapatkan uang untuk melunasi hutang tersebut, tentunya itu tanggung jawab badan aset daerah," tuturnya.

    Permasalahan terkait mobil dinas belakangan ini mengemuka kembali di Riau. Itu berawal KPK yang melakukan pemeriksaan aset terkait kasus suap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 dengan tersangka Gubernur non aktif Anas Maamun dan Anggota DPRD Riau, A Kirjauhari. (*)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan EMAIL: redaksi.riaureportase@gmail.com atau (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • DPRD Riau bakal Telusuri Mobdin Tidak dikembalikan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    KANAL & RUBRIK : NEWS PEMERINTAHAN PARLEMEN HUKRIM REPORTASE OTO TEKNO
    PROPERTI EDUKASI SPORT NASIONAL LIFESTYLE

    © 2015 www.riaureportase, All Rights Reserved
    PEMERINTAHAN : PEKANBARU SIAK BENGKALIS INHU MERANTI PILKADA PEMERINTAHAN PARLEMEN
    MANAJEMEN : REDAKSI DISCLAIMER PEDOMAN