www.riaureportase.com
13:04 WIB - KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018 | 21:20 WIB - Terungkap Rahasia Sukses dan Selalu Diberi Kemudahan, Ini Dia | 20:51 WIB - KPID Riau Apresiasi Rubrik Khusus Penyiaran Pilkada RRI Pro 1 | 17:07 WIB - Dibuka Kepala SKK Migas, Wartawan PWI Menangkan Empat Sepeda | 06:58 WIB - Ustadz Somad Sebut Semua Pasangan Calon Adalah Putra Terbaik Riau | 16:16 WIB - Polda Riau Gesa Kelengkapan Berkas Dua Korporasi Pembakar Lahan
Kamis, 19 Juli 2018
Follow: Google+
 
Dewan Minta BLH dan Diskes Umumkan Kondisi Udara ke Masyarakat
Kamis, 30/07/2015 - 11:00:59 WIB

TERKAIT:
 
  • Dewan Minta BLH dan Diskes Umumkan Kondisi Udara ke Masyarakat
  •  

    PANGKALAN KERINCI -Kondisi udara saat ini di Kabupaten Pelalawan diyakini mulai tidak sehat, itu dampak dari musim kemarau yang kian panjang ditambah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang telah terjadi beberapa pekan ini. 

    Dewan meminta kepada pihak Badan Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan agar menyampaikan ke publik terkait kondisi udara saat ini, berada di level sehat atau tidak sehat. 

    "Kita meminta Dinas terkait untuk meng-update setiap hari kondisi udara di Negeri Seiya Sekata ini. Kemudian, dengan menyampaikan kondisi udara ke masyarakat, setidaknya bisa memberikan peringatan dini kepada masyarakat untuk mawas diri atau jika kondisi udara yang tidak sehat bisa mengurangi aktivitas di luar ruangan," saran Nazzaruddin Arnazh, anggota Komisi I DPRD Pelalawan, Kamis (30/7/2015). 

    Dijelaskan oleh Ketua DPD PAN Pelalawan ini, sekarang ini kondisi kemarau panjang, otomatis kebakaran lahan amat gampang terjadi. Sehingga asap dari karhutla menjadi pemicu kotornya udara yang dihirup. Solusinya, menurut Nazzar, dengan melakukan hujan buatan. 

    "Untuk meminimalisir kondisi cuaca yang semakin ekstrem saat ini, tentu hujan buatan perlu segera dilakukan dengan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Pelalawan ini. Bila ini tidak segera diantisipasi dan dicarikan solusinya, tentu amat mengganggu aktivitas masyrakat kabupaten Pelalawan yang berada di luar ruangan hingga bisa aktivitas mereka lumpuh. Karena kabut asap ini kian hari semakin menjadi," ujarnya. 

    Nazzar juga menyarankan, bila kualitas udara mulai tidak sehat di hirup, sebaiknya Dinas Pendidikan mulai meliburkan anak didik sekolah setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti BLH dan Diskes. Antisipasi dini, sebaiknya dilakukan agar ganasnya kabut asap ini tidak mengusik anak-anak negeri. 

    Terpisah, Kepala Badan Lingkungan Hidup Pelalawan Samsul Anwar melalui Widi, mengungkapkan bahwa pada  Rabu kemarin, kondisi udara di Pelalawan berada di level tidak sehat. 

    "Setiap hari kita lakukan update kondisi udaranya. Nah, sekarang ini sudah berada di zona tidak sehat. Terkait membahayakan atau belum bagi masyarakat dan anak sekolah, itu gawenya Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Pelalawan. Biasanya kami saling komunikasi dan koordinasi," ungkapnya. 

    Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, Endit Pratiknyo, mengaku belum mendapatkan update kondisi udara di Pelalawan. Namun, bila kondisinya sudah tidak sehat, tentu segala antisipasinya akan dilakukan hingga menyampaikan ke masyarakat maupun anak-anak sekolah. (rrc3)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan EMAIL: redaksi.riaureportase@gmail.com atau (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Dewan Minta BLH dan Diskes Umumkan Kondisi Udara ke Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    KANAL & RUBRIK : NEWS PEMERINTAHAN PARLEMEN HUKRIM REPORTASE OTO TEKNO
    PROPERTI EDUKASI SPORT NASIONAL LIFESTYLE

    © 2015 www.riaureportase, All Rights Reserved
    PEMERINTAHAN : PEKANBARU SIAK BENGKALIS INHU MERANTI PILKADA PEMERINTAHAN PARLEMEN
    MANAJEMEN : REDAKSI DISCLAIMER PEDOMAN