www.riaureportase.com
13:04 WIB - KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018 | 21:20 WIB - Terungkap Rahasia Sukses dan Selalu Diberi Kemudahan, Ini Dia | 20:51 WIB - KPID Riau Apresiasi Rubrik Khusus Penyiaran Pilkada RRI Pro 1 | 17:07 WIB - Dibuka Kepala SKK Migas, Wartawan PWI Menangkan Empat Sepeda | 06:58 WIB - Ustadz Somad Sebut Semua Pasangan Calon Adalah Putra Terbaik Riau | 16:16 WIB - Polda Riau Gesa Kelengkapan Berkas Dua Korporasi Pembakar Lahan
Senin, 23 April 2018
Follow: Google+
 
Soal Apple Mart Sorek, Dewan Sarankan Ikuti Aturan Main
Kamis, 23/07/2015 - 17:01:52 WIB

TERKAIT:
 
  • Soal Apple Mart Sorek, Dewan Sarankan Ikuti Aturan Main
  •  

    PANGKALAN KURAS - Pusat perbelanjaan Apple Mart yang berdiri sejak bulan Januari 2015 lalu, ternyata pihak pengelola tidak berikan jaminan kesejahteraan untuk karyawannya. 

    Pasalnya, selain keringat pekerja yang hanya dihargai Rp 1 juta setiap bulannya, dan itu sangat jauh di bawah standar Upah Minimum Kabupaten Pelalawan, yakni Rp 1,9 juta. Karyawan Apple Mart juga tidak terdaftar di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pelalawan. 

    Artinya, secara hukum hak-hak karyawan tidak terlindungi. Dimata Ketua Komisi I DPRD Pelalawan, Eka Putra, seharusnya pengelolah Apple Mart mesti mengikuti aturan main yang berlaku. Tidak boleh melakukan pelanggaran aturan yang berlaku. 

    "Kita minta pihak Apple Mart mengikuti segala aturan main yang berlaku," ujar Politisi Golkar ini singkat, Kamis (23/7/2015). Senada ditambahkan oleh anggota Komisi I DPRD Pelalawan, Nazzaruddin Arnazh. 

    Ditegaskan oleh politisi PAN ini, bahwa pihak Apple Mart tanpa pengecualian wajib hukumnya mengikuti segala bentuk aturan di negeri ini.

    "Jika pihak Apple Mart membuka usaha di kawasan Negeri Seiya Sekata, Kabupaten Pelalawan ini, jadi ya ikuti segala aturan yang berlaku. Dan itu wajib hukumnya," tegas Nazzar. 

    Sementara itu, pihak pengelolah Apple Mart, Anto mengungkapkan, bahwa dirinya mendirikan bidang usaha Apple Mart berkomitmen agar anak tempatan bisa bekerja dan mengais rezeki. Karena baru berdiri sejak Januari 2015 lalu, jadi banyak hal yang perlu dibenahi ke depannya termasuk mendaftarkan tenaga kerja ke Disnaker hingga mengeluarkan upah sesuai ketentuan yang berlaku. 

    "Usaha saya ini kan masih baru dan dalam tahap pengembangan. Di sini, anak-anak negeri kita prioritaskan bekerja. Karena, skill yang mereka miliki sejumlahnya masih dari nol, jadi sistem penggajian di sini pun bervariasi sesuai dengan skill yang dimiliki. Ke depan, tentu segala persyaratan dan aturan mainnya akan kita penuhi. Untuk sekarang ini, berikan saya bernafas barang sejenak terlebih dahulu, barulah segala tetek bengeknya akan kita penuhi sesuai prosedural," ungkap Anto, di ujung telpon selulernya pada Rabu malam (22/7/2015) saat dikonfirmasi wartawan. 

    Anto tak menampik semua tudingan yang dialamatkan ke bidang usahanya tersebut. Namun, pria yang hobby berolahraga Bulutangkis ini amat menyayangkan tudingan miring para pihak-pihak tersebut. Ditegaskanna, bahwa dirinya amat bertangung jawab dalam hal mengembangkan berbagai bidang usaha lainnya khususnya di Sorek Satu. 

    Begitu pula, kata Anto, terkait pajak PPN 10 persen yang belum dipungut kepada pengunjung restoran cepat saji ZFC Apple Mart, karena jika pajak ditarik dari pengunjung, otomatis harga akan dinaikkan dan dinilai belum pas waktunya dan amat memberatkan masyarakat. 

    "Soal PPN 10 persen kita akan bayar secara pribadi dan digabung dengan bidang usaha lainnya dan sejenisnya. Kita berharap, secara bertahap, semuanya akan kita ikuti sesuai prosedural," tutupnya. (rrc3)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan EMAIL: redaksi.riaureportase@gmail.com atau (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Soal Apple Mart Sorek, Dewan Sarankan Ikuti Aturan Main
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    KANAL & RUBRIK : NEWS PEMERINTAHAN PARLEMEN HUKRIM REPORTASE OTO TEKNO
    PROPERTI EDUKASI SPORT NASIONAL LIFESTYLE

    © 2015 www.riaureportase, All Rights Reserved
    PEMERINTAHAN : PEKANBARU SIAK BENGKALIS INHU MERANTI PILKADA PEMERINTAHAN PARLEMEN
    MANAJEMEN : REDAKSI DISCLAIMER PEDOMAN