13:04 WIB - KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018 | 21:20 WIB - Terungkap Rahasia Sukses dan Selalu Diberi Kemudahan, Ini Dia | 20:51 WIB - KPID Riau Apresiasi Rubrik Khusus Penyiaran Pilkada RRI Pro 1 | 17:07 WIB - Dibuka Kepala SKK Migas, Wartawan PWI Menangkan Empat Sepeda | 06:58 WIB - Ustadz Somad Sebut Semua Pasangan Calon Adalah Putra Terbaik Riau | 16:16 WIB - Polda Riau Gesa Kelengkapan Berkas Dua Korporasi Pembakar Lahan
Minggu, 16 Desember 2018
Follow: Google+
 
Asap Makin Tebal, Warga: Masker yang Dibagikan Tak mempan
Sabtu, 12/09/2015 - 12:18:07 WIB

TERKAIT:
 
  • Asap Makin Tebal, Warga: Masker yang Dibagikan Tak mempan
  •  

    SELATPANJANG - Hampir dua pekan ini kabut asap terus menyelimuti Kota Selatpanjang Kepulauan Meranti. Hal tersebut mengakibatkan aktivitas warga mulai terganggu.

    Berdasarkan pantauan di lapangan, Jumat (11/9/2015) kabut asap tampak di sejumlah kawasan Kota Selatpanjang, asap tersebut membuat mata pengendara bermotor menjadi pedih. Meski belum menganggu aktivitas masyarakat, kabut asap cenderung bertambah pekat.

    Wan Fahmi (19) mengaku, merasakan pedih di kedua matanya akibat kabut asap. Selain itu, Fahmi juga mulai merasakan sesak saat bernafas.

    "Masker yang dibagikan oleh Dinas Kesehatan sepertinya tidak mempan untuk melindungi pernafasan ," ungkapnya.

    Dikatakannya juga, selain menggangu sistem pernafasan, juga dapat membuat jarak pandang pengendara terbatas.

    "Dengan kondisi yang seperti itu, kita harus lebih berwaspda dan berhati-hati, karena jarak pandang yang terbatas bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas," imbuh Fahmi.

    Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP. Z Pandra Arsyad menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mempertahankan pencegahan terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) agar terus dipertahankan.

    "Apabila menemukan ada titik api, segera laporkan kepada pihak terkait, untuk mencegah hal tersebut," terangnya, dikutip tribun.
    Pandra juga mengajak masyarakat bekeja sama dengan unsur Pemerintahan, desa untuk mengatasi darurat asap ini.

    "Kita lihat sendiri, sampai saat ini bencana kabut asap terus menyelimuti, walaupun daerah kita nihil titik api, tetapi dampak dari kebakaran ini mengakibatkan lumpuhnya transportasi udara, darat, dan yang terpenting menggangu sistem pernafasan," ungkapnya. (*)




    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan EMAIL: redaksi.riaureportase@gmail.com atau (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Asap Makin Tebal, Warga: Masker yang Dibagikan Tak mempan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    KANAL & RUBRIK : NEWS PEMERINTAHAN PARLEMEN HUKRIM REPORTASE OTO TEKNO
    PROPERTI EDUKASI SPORT NASIONAL LIFESTYLE

    © 2015 www.riaureportase, All Rights Reserved
    PEMERINTAHAN : PEKANBARU SIAK BENGKALIS INHU MERANTI PILKADA PEMERINTAHAN PARLEMEN
    MANAJEMEN : REDAKSI DISCLAIMER PEDOMAN