13:04 WIB - KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018 | 21:20 WIB - Terungkap Rahasia Sukses dan Selalu Diberi Kemudahan, Ini Dia | 20:51 WIB - KPID Riau Apresiasi Rubrik Khusus Penyiaran Pilkada RRI Pro 1 | 17:07 WIB - Dibuka Kepala SKK Migas, Wartawan PWI Menangkan Empat Sepeda | 06:58 WIB - Ustadz Somad Sebut Semua Pasangan Calon Adalah Putra Terbaik Riau | 16:16 WIB - Polda Riau Gesa Kelengkapan Berkas Dua Korporasi Pembakar Lahan
Minggu, 16 Desember 2018
Follow: Google+
 
Dua Nyawa Melayang di Inhu karena DBD
Kamis, 04/06/2015 - 22:04:05 WIB

TERKAIT:
 
  • Dua Nyawa Melayang di Inhu karena DBD
  •  

    RENGAT - Sejak dua bulan terakhir, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah di Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Dalam kurun waktu itu, DBD telah merenggut dua korban meninggal dunia, yakni seorang balita dan seorang bidan.

    Kepala Tata Usaha Puskesmas Polak Pisang, Kecamatan Kelayang, Daswandi, menyebutkan sedikitnya 28 warga terserang DBD dirawat di Puskesmas Polak Pisang. "Bidan yang meninggal dunia akibat DBD bernama Yentri, 28 tahun. Dia warga Kelurahan Simpang Kelayang, ditambah lagi seorang balita laki-laki berusia tiga tahun," tutur Daswandi kepada wartawan di Rengat, Kamis (4/6/2015).

    Dari hasil pemeriksaan laboratorium Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina Airmolek, lanjut Daswandi, bidan Yentri dinyatakan positif terserang DBD. "Sedangkan balita laki-laki itu masih belum dipastikan," katanya.

    Dijelaskannya, Yentri meninggal dunia tiga pekanb silam. Sedangkan balita tiga tahun itu meninggal dunia empat hari lalu. "Sejak Maret 2015 hingga 3 Juni 2015, tercatat sudah 29 orang pasien terduga DBD dirawat di Puskesmas Polak Pisang. Para pasien ini terdiri dari orang dewasa dan anak-anak," sebutnya.

    Masih menurut Daswandi, pihaknya telah melakukan berbagai tindakan untuk mengantisipasi merebaknya wabah DBD. Mulai dari sosialisasi gerakan 3M Plus kepada masyarakat dan pemberian obat-obatan.

    "Kami selalu menganjurkan masyarakat melakukan 3 M Plus secara serentak serta  memakai lotion anti nyamuk pagi dan sore hari. Kemudian kita sudah melakukan fogging (pengasapan) di beberapa wilayah. Namun yang terpenting, kebersihan lingkungan sangat perlu dilakukan dan memberantas tempat-tempat yang berpotensi berkembangbiaknya nyamuk," ungkapnya.  (*)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan EMAIL: redaksi.riaureportase@gmail.com atau (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Dua Nyawa Melayang di Inhu karena DBD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    KANAL & RUBRIK : NEWS PEMERINTAHAN PARLEMEN HUKRIM REPORTASE OTO TEKNO
    PROPERTI EDUKASI SPORT NASIONAL LIFESTYLE

    © 2015 www.riaureportase, All Rights Reserved
    PEMERINTAHAN : PEKANBARU SIAK BENGKALIS INHU MERANTI PILKADA PEMERINTAHAN PARLEMEN
    MANAJEMEN : REDAKSI DISCLAIMER PEDOMAN