13:04 WIB - KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018 | 21:20 WIB - Terungkap Rahasia Sukses dan Selalu Diberi Kemudahan, Ini Dia | 20:51 WIB - KPID Riau Apresiasi Rubrik Khusus Penyiaran Pilkada RRI Pro 1 | 17:07 WIB - Dibuka Kepala SKK Migas, Wartawan PWI Menangkan Empat Sepeda | 06:58 WIB - Ustadz Somad Sebut Semua Pasangan Calon Adalah Putra Terbaik Riau | 16:16 WIB - Polda Riau Gesa Kelengkapan Berkas Dua Korporasi Pembakar Lahan
Minggu, 24 Juni 2018
Follow: Google+
 
Didesak Evaluasi Pejabat, Ini Jawaban Ahmad Syah
Selasa, 11/08/2015 - 08:16:02 WIB

TERKAIT:
 
  • Didesak Evaluasi Pejabat, Ini Jawaban Ahmad Syah
  •  

    BENGKALIS - Pj Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie mengatakan belum akan melakukan evaluasi pejabat dalam waktu dekat. Perlu konsolidasi dan komunikasi yang baik sebelum evaluasi dilakukan, apalagi dirinya belum mengetahui secara persis kinerja masing-masing pejabat.

    "Aspirasi dari sejumlah elemen masyarakat itu sah-sah saja, namun kita akan melakukan konsolidasi dulu. Saat ini saja saya belum masuk ruangan, jadi kita tidak akan buru-buru mengambil sikap mengevaluasi, sebelum kita ketahui sejauhmana kinerja mereka," katanya kepada sejumlah wartawan, Senin (10/8/2015).

    Dikatakan, mengevaluasi pejabat di lingkup Pemerintah Bengkalis itu perlu konsolidasi dulu pada seluruh pihak yang berkepentingan. Tentu perlu juga adanya komunikasi yang baik, sehingga bisa juga dilakukan hanya dengan memberikan injeksi semangat untuk meningkatkan kinerja.

    "Kita lihat dulu kinerja mereka, ‎apakah perlu dilakukan evaluasi apa tidak. Mungkin yang lebih terpenting, perlunya suntikan semangat untuk meningkatkan kinerja mereka, seandainya memang kinerja mereka kurang maksimal," ujarnya lagi.

    Sebelumnya, Ketua Komunitas Bengkalis Siak Kecil (Kombes), Wan Muhammad Sabri‎ meminta pada Pj ‎Bupati Bengkalis untuk segera melakukan berbagai pembenahan dan evaluasi dari pejabat yang lemah dan kegiatan yang dinilai kurang tepat sasaran, agar pelaksanaan pembangunan, benar benar dapat dinikmati lapisan masyarakat, bukan hanya kelompok atau perseorangan.

    "Contohnya, mantan Bupati Herliyan sampai kecolongan, ketika mengangkat Herman Sani‎, sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Bengkalis. Herman Sani kemudian mengimpor pejabat provinsi bernama Purwanto diposisikan dj tempat yang strategis," katanya, dikutip halloriu.

    Lalu, setelah Herliyan habis masa jabatan sebagai Bupati, bersamaan itu juga, Herman Sani mengundurkan diri sebagai Kadisdik Bengkalis dan mencalonkan diri sebagai cabup di Rokan Hilir (Rohil). Purwanto juga ikut-ikutan mengundurkan diri sebagai Kabid di Disdik Bengkalis untuk pindah ke Pekanbaru.

    "Ini bukti salah satu contoh kecolongan Herliyan, sebab menempatkan pejabat strategis untuk duduk di SKPD. Mereka seenaknya pergi meninggalkan tanggung jawab, sedangkan persoalan pendidikan di Kabupaten Bengkalis masih carut marut, yang berhubungan dengan gedung sekolah, juga terkait kompetensi guru dalam meningkatkan pendidikan," katanya. (*)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan EMAIL: redaksi.riaureportase@gmail.com atau (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Didesak Evaluasi Pejabat, Ini Jawaban Ahmad Syah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    KANAL & RUBRIK : NEWS PEMERINTAHAN PARLEMEN HUKRIM REPORTASE OTO TEKNO
    PROPERTI EDUKASI SPORT NASIONAL LIFESTYLE

    © 2015 www.riaureportase, All Rights Reserved
    PEMERINTAHAN : PEKANBARU SIAK BENGKALIS INHU MERANTI PILKADA PEMERINTAHAN PARLEMEN
    MANAJEMEN : REDAKSI DISCLAIMER PEDOMAN