www.riaureportase.com
13:04 WIB - KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018 | 21:20 WIB - Terungkap Rahasia Sukses dan Selalu Diberi Kemudahan, Ini Dia | 20:51 WIB - KPID Riau Apresiasi Rubrik Khusus Penyiaran Pilkada RRI Pro 1 | 17:07 WIB - Dibuka Kepala SKK Migas, Wartawan PWI Menangkan Empat Sepeda | 06:58 WIB - Ustadz Somad Sebut Semua Pasangan Calon Adalah Putra Terbaik Riau | 16:16 WIB - Polda Riau Gesa Kelengkapan Berkas Dua Korporasi Pembakar Lahan
Jum'at, 17 08 2018
Follow: Google+
 
LAP tak Ada Kegiatan
Pengurus Minta Pemda Stop Berikan Dana Bantuan
Rabu, 26/08/2015 - 05:48:10 WIB

TERKAIT:
 
  • Pengurus Minta Pemda Stop Berikan Dana Bantuan
  •  

    BANDAR PETALANGAN  - Lembaga Adat Petalangan (LAP) Kabupaten Pelalawan di bawah komando sang ketua umum, Muktarius nyaris diambang mati suri. 

    Padahal, lembaga yang diisi oleh para sesepuh yang tahu di adat dan terang di pasokoan ini adalah organisasi yang dinamis yang dominan mengurusi hal-hal yang berbau adat dan budaya hingga menyelesaikan keruh nan tak jernih, kusut nan tak selesai dalam tatanan anak kemenakan suku Petalangan. 

    Tapi apa daya, anak kemenakan sering dibuat kecewa, karena sekretariat LAP selalu terkunci rapat, pertanda tak ada aktivitas, bagaimana mau menyelesaikan sengketa.

    "Kita menilai LAP diambang kehancuran karena ketidak becusan pengurus mengurus organisasi orang-orang beradat ini. Pada hal, saban tahun LAP ini menerima anggaran dari Pemdakab Pelalawan senilai Rp 250 juta. Kita bagian dari pengurus, tidak tahu menahu kemana anggaran ini dipergunakan oleh jajaran pengurus. Karena, sudah tiga tahun menerima kue APBD ini, pengurus tidak pernah menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban ke hadapan pengurus besar lainnya," ungkap Amril Mukmin, dalam jajaran pengurus, ia menyandang pangkat sebagai Ketua juga, Selasa (25/8/2015).

    Bahkan yang lebih memilukan hati lagi, adalah Sekretariat LAP yang menyewa ruko di Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, sama sekali tidak ada aktivitas.

    Alhasil, anggaran mubazir selalu terkucur untuk biaya sewa kantor LAP ini. Amrilbmenegaskan, agar Pemdakab menghentikan memberikan anggaran kepala LAP karena dinilai tak berazas manfaat.

    "Sangat prihatin melihat kondisi LAP yang dipimpin oleh Muktarius ini, sebaiknya berjiwa besar saja. Jika tak sanggup mengurus LAP, angkat tangan dan kibarkanbbendera putih pertanda menyerah dan segera kumpulkan jajaran pengurus lainnya untuk menunjuk siapa yang berhak menakhodai LAP ini agar selamat sampai ke tujuan," pinta Amril.

    Jajaran pengurus LAP, saat dikonfirmasi melalui Ketua Umum LAP, Muktarius tak ada jawaban. Sementara Sekretaris Umum LAP, Nasarudin US, menyebutkan bahwa sekretariat LAP sudah ada anggota sebagai penjaga sekre. Hanya saja, kantor LAP ini diakui tidak buka saban hari.

    "Kita akui kantor LAP tidak dibuka saban hari. Hanya hari tertentu saja dibuka oleh petugas kita yang bernama Evie. Sedangkan jika ada perundingan Adat, biasanya langsung ke rumah Ketua Umum, Muktarius. Yang jelas kita pengurus sudah berbuat, meski masih sedikit," jelas Nasarudin, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum Pelalawan ini. (rrc)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan EMAIL: redaksi.riaureportase@gmail.com atau (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Pengurus Minta Pemda Stop Berikan Dana Bantuan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    KANAL & RUBRIK : NEWS PEMERINTAHAN PARLEMEN HUKRIM REPORTASE OTO TEKNO
    PROPERTI EDUKASI SPORT NASIONAL LIFESTYLE

    © 2015 www.riaureportase, All Rights Reserved
    PEMERINTAHAN : PEKANBARU SIAK BENGKALIS INHU MERANTI PILKADA PEMERINTAHAN PARLEMEN
    MANAJEMEN : REDAKSI DISCLAIMER PEDOMAN