www.riaureportase.com
13:04 WIB - KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018 | 21:20 WIB - Terungkap Rahasia Sukses dan Selalu Diberi Kemudahan, Ini Dia | 20:51 WIB - KPID Riau Apresiasi Rubrik Khusus Penyiaran Pilkada RRI Pro 1 | 17:07 WIB - Dibuka Kepala SKK Migas, Wartawan PWI Menangkan Empat Sepeda | 06:58 WIB - Ustadz Somad Sebut Semua Pasangan Calon Adalah Putra Terbaik Riau | 16:16 WIB - Polda Riau Gesa Kelengkapan Berkas Dua Korporasi Pembakar Lahan
Sabtu, 21 Juli 2018
Follow: Google+
 
Safari Riau Diduga Bangun Kebun untuk Kesejahteraan Camat dan Sekcam
Jumat, 12/06/2015 - 05:36:10 WIB
Proses mediasi di kantor PT Safari Riau
TERKAIT:
 
  • Safari Riau Diduga Bangun Kebun untuk Kesejahteraan Camat dan Sekcam
  •  

    PANGKALAN KURAS - Dalam proses mediasi tuntutan elemen pemuda dan mahasiswa Kecamatan Pangkalan Kuras terkait peruntukan kebun KKPA seluas 100 hektar yang seyogyanya untuk masyarakat Desa Terantang Manuk, fakta baru mulai terkuak. 

    Manajemen perusahaan, Humas PT Safari Riau, Adhi kelepasan bicara, saat mediasi di kantor Safari Riau menyikapi tuntutan pemuda, mahasiswa dan Karang Taruna yang dikoordinir oleh Nolis Hadis, Andi Sulaiman dan Andra. 

    Sencara spontan Humas Adhi menyebutkan bahwa perusahaan telah membuatkan kebun kelapa sawit seluas 15 hektar dengan rincian 5 hektar dijadikan kebun Desa Terantang Manuk dan 10 hektar lagi adalah kebun untuk kesejahteraan Camat dan Sekcam Pangkalan Kuras.

    Namun, usai menggelar pertemuan dengan pemuda dan mahasiswa yang juga dimediasi Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Rekson, manajemen PT Safari Riau, yakni Humas Adhi dan Manajer Jeki Rizaldi, saat dicecar pertanyaan oleh wartawan seolah berkelit dan mengatakan khilaf telah menyampaikan keterangan salah terkait peruntukan kebun untuk oknum pihak Kecamatan Pangkalan Kuras.

    Bahkan, Adhi secara berbelit menyebutkan, bahwa diakui perusahaan telah menyerahkan kebun seluas 10 hektar itu untuk pihak Kecamatan Pangkalan Kuras. Namun, ia berkelit ketika ditanya wartawan, apakah kebun sawit itu kepemilikan atas nama oknum camat atau institusi Kecamatan Pangkalan Kuras.

    "Yang jelas kebun itu bersempadan dengan kebun perusahaan dan berada di Blok F13," jelasnya, seraya menolak ketika diminta wartawan untuk menunjukan berita acara penyerahan kebun tersebut.

    Elemen pemuda dan mahasiswa yang meminta kejelasan terkait kebun KKPA seluas 100 hektar sesuai dari SK yang diamanatkan Bupati Pelalawan dengan  Surat Keputusan (SK) Bupati Pelalalawan nomor : 400/BPD/2005 Tentang pemberian izin lokasi untuk pembangunan kebun Kelapa sawit atas nama PT Safari Riau, namun hingga kini tak pernah ada diterima oleh masyarakat Terantang Manuk. 

    "Diduga kuat, kebun itu diselewengkan oleh manajemen PT Safari Riau dan kepemilikan kebun itu diduga atas nama oknum pejabat di Pemkab Pelalawan, oknum pemerintahan desa dan pihak Kecamatan Pangkalan Kuras yang mengatasnamakan Kelompok Tani. Misteri ini akan kita bongkar, pejabat mana saja yang terlibat dan telah mengambil alih kebun KKPA untuk masyarakat Terantang Manuk tersebut,," jelas Nolis Hadis, didampingi Koordinator Lapangan Andi Sulaiman dan Andra Ketua Karang Taruna Kecamatan Pangkalan Kuras.(rrc3)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan EMAIL: redaksi.riaureportase@gmail.com atau (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Safari Riau Diduga Bangun Kebun untuk Kesejahteraan Camat dan Sekcam
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    KANAL & RUBRIK : NEWS PEMERINTAHAN PARLEMEN HUKRIM REPORTASE OTO TEKNO
    PROPERTI EDUKASI SPORT NASIONAL LIFESTYLE

    © 2015 www.riaureportase, All Rights Reserved
    PEMERINTAHAN : PEKANBARU SIAK BENGKALIS INHU MERANTI PILKADA PEMERINTAHAN PARLEMEN
    MANAJEMEN : REDAKSI DISCLAIMER PEDOMAN